Kenapa takut kehilangan ?

9:48:00 AM

Suatu hari yang lalu, saya lupa kapan tepatnya. Saya berkunjung ke rumah salah satu kawan saya di Surabaya, untuk bersungkawa karena ibunya telah pergi. Pada kunjungan itu, kawan-kawan saya yang lain mencoba membuat forum diskusi. Sistem forum diskusi itu seperti tanya-jawab.

Pertanyaan yang masih melekat di memori saya adalah “Kenapa takut kehilangan ?”. Pertanyaan ini membuat ruangan itu hening agak lama. Saya mencoba memutar perjalanan saya sejauh ini, menghadirkan orang-orang yang pernah dan masih ada dalam hidup saya.



Lalu saya berusaha mencoba menjawab, namun saat saya menjawab pertanyaan itu, saya juga tidak berhenti bertanya kepada diri saya “iya ya, kenapa takut kehilangan?”. Saya teringat kaos oblong milik Innez. Pertanyaannya persis seperti pertanyaan yang sedang berusaha dijawab oleh masing-masing dari kami di forum itu, “Kenapa takut kehilangan ?”. Menurut sederhana saya karena orang-orang yang pernah hadir dalam hidup kita adalah mereka yang membangun konstruksi diri kita, orang-orang yang pernah hadir dalam hidup kita adalah mereka yang menjadi komponen dalam diri kita, menjadikan kita adalah kita. Nah, saat orang tersebut tidak ada lagi dan kita merasa ada komponen dalam diri kita adalah orang tersebut maka kita merasa ada yang tidak lengkap. Apalagi kalau orang tersebut tidak dapat hadir lagi di dunia materi.


Dan kalau begitu bukankah keabadian itu nyata adanya? Entahlah. Saya takut kehilangan, pertanyaan ‘kenapa’ butuh waktu yang lama untuk terjawab. 

You Might Also Like

0 komentar

Pembaca yang baik pasti meninggalkan komentar yang baik dan membangun. Tinggalkan komentar, ya! :)